Langsung ke konten utama

SNMPTN vs. SBMPTN


Bentar lagi bakal ada Ujian Nasional dan untuk anak-anak kelas 12, sesuai tradisi yang udah-udah juga, seabis UN bakal ada SNMPTN, SBMPTN, UMPTN, UMBPT, dan kawan-kawannya itu. Tapi yang ingin gue fokuskan di sini adalah tentang SBMPTN-nya. Kenapa(?) Karena tes ini lebih “fair” daripada SNMPTN atau yang lainnya.

Gue jelasin nih.

SBMPTN (btw, untuk selanjutnya gue nulis Sbm aja yak :v) adalah seleksi masuk PTN yang didasarkan oleh tes. Tentu dengan tipe soal yang BEDA JAUH sama soal UN. Beda halnya sama SNMPTN (yang selanjutnya bakal gue bilang, Senam) yang “cuma” ditentukan oleh nilai rapot lu, prestasi akademik dan non-akademik lu, plus hal-hal lain yang menyangkut kualitas sekolah lu (semacem akreditasi, prestasi alumni di PTN, dll).

Bedanya tahun ini dengan tahun lalu, nilai UN kalian di tahun ini juga akan ikut memengaruhi lolos enggaknya kalian lewat Senam. Entah gimana presentasenya, yang jelas bakal dipertimbangin aja. :p hehehe

Back to Sbm. Tes Sbm bersifat menyaring. Itulah kenapa, ada orang yang puuuiiinteeerrnya bukan main di pelajaran “biasa” malah justru gak masuk lewat Sbm. Soal-soal Sbm sekali gue tekankan BEDA JAUH sama soal UN, soal yang lu temuin di kelas, soal-soal BIASA lainnya. Soal-soal Sbm variatif baik dari tingkat kesulitannya, macam-macam soalnya plus cara berpikirnya.

Misalnya aja soal Biologi ini yang gue ambil dari soal TryOut Sbm tahun lalu yang ada di Koran Kompas:

"Pencernaan mekanik dapat terjadi di dalam rongga mulut."
                                      SEBAB
"Proses pencernaan pada organ tubuh selain rongga mulut hanya merupakan pencernaan kimiawi." 
 


Buat yang udah sering latihan plus TryOut soal Sbm sana-sini, pasti gampang banget kan ngejawabnya. Tapi, buat lu yang sama sekali buta sama soal macem gini itu karena di sekolah gak pernah tuh diajarin cara jawab soal kayak gitu.

Nah itulah gunanya kalian buka internet dan cari tahu cara jawab soal-soal kayak gitu. Atau kalo mau cara konvensional, beli buku-buku Sbm gitu di toko material buku.

Bukan bermaksud menghakimi, tapi kenyataannya adalah di “ring” Sbm ini, tingkat objektivitasnya bisa dikatakan tinggi. Yaiyalah! Emang pernah gitu di koran atau di mading sekolah lu misalnya nyantumin kunci jawaban Sbm?! KAGAK ADA ‘kan? Kunci jawaban Sbm dari masa ke masa yang tersebar di buku-buku les lu atau buku “sakti” lu itu ya dijawab manual sama pembuat buku itu. Kunci jawaban yang asli ada di pembuat soal nasional dan belum pernah dipublikasikan. Kemungkinan nyontek dan soal bocor pun gak akan lu temui di Sbm.

Dan kalo boleh berbagi pengalaman, ketika gue lulus dan keterima di PTN yang actually bukan impian gue, it’s doesn’t matter guys! Hasil yang gue dapetin itu adalah memang sesuai sama otak gue. Gue gak akan ngebayangin kalo gue bener-bener keterima di Univ. GadjahDuduk atau Univ. Negeri Jonggol (red:nama PTN disamarkan). Pastinya bakal angat bendera putih mulu alias nyerah.

Last but not least, gue pengen ngasih tips sedikit nih:
1. Buat yang kepingin banget masuk lewat SNMPTN, jangan ngambil PTN yang mainstream! Semisal ui, ugm, itb, dkk. Peluang lu masuk situ akan lebih tipis dari kertas robekan tisu. Cari PTN yang antimainstream tapi akreditasinya juga patut dibanggakan. Dan, JANGAN TAKUT MERANTAU! ;)

2. Buat yang fokus masuk lewat SBMPTN, UMPTN, SIMAK-UI, UM-UGM, dll, saran gue adalah BERLATIH DAN BERLATIH! Kuasai konsepnya terlebih dahulu, latihlah pemahaman lu dari berbagai tingkat kesulitan, dan jangan pernah bosen cari tahu jawabannya kalo lu nggak ketemu-ketemu tuh jawaban. Bisa nanya ke guru yang lu tahu dia expert beeuuudd, googling, atau cari di buku-buku pembahasan soal Sbm.

3. Yang paling penting adalah ATUR STRATEGI LU! *mau perang bos?!* NO! Strategi yang dimaksud adalah penempatan plihan jurusan yang kalian mau. Cari tahu dari berbagai sumber tentang daya tampung masing-masing jurusan, akreditasi jurusan lu itu, dan berapa saingan lu di jurusan yang lu impikan. Urutkan jurusan-jurusan itu berdasarkan kriteria yang gue sebut barusan.
Strategi untuk Tes Tulis juga nambah yaitu CERDIK DALAM MEMILIH PERTANYAAN! Karena untuk jawaban benar akan diberi nilai +4, salah -1, dan gak diisi berpoin 0. REMEMBER THAT!

NB: Postingan ini gue tulis pas gue lagi bingung mau ngapain lagi di kosan~~ *dudududu* B-)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jarkom-Jarkoman (bag. 1)

Pekerjaan paling ribet untuk gue saat ini adalah ketika gue harus kasih kabar ke temen-temen sekelas kalo ada info penting, yang terkadang mendadak juga. Let’s say it with “JARKOM”. Awal-awal jadi ketua kelas, gue bingung istilah untuk frase “kasih tau yang lain yaa ;)” itu apa. Dan ketemulah gue dengan kata ini ==> JARKOM. JARKOM alias JARingan KOMunikasi(?) inilah awal hidup gue yang baru. *lho koq baru geh?* (geh=aksen orang Serang, artinya kayak sih atau masa , tergantung konteks). Kenapa jadi bahas geh-geh’an geh(?) Dari jarkom-jarkoman ini, gue ngerti bahwa manusia di dunia ini berbeda-beda dan unik. Gak usah dunia deh, sepropinsi aja udah beda-beda. Gue lahir dan tinggal di Kota Tangerang. Walau nih kota masuk propinsi Banten, tapi masalah budaya cenderung mirip Betawi. Gue gak bilang kalo Tangerang itu bagian suku Betawi atau Sunda atau Banten atau Amerika *plaak* tapi kalo diliat-liat ya emang beda sama kota/kabupaten lain di Banten. Itulah sebabnya, gue ...

Indah Pada Waktunya (bag.1)

*Cerita fiksi, tapi ada kesamaan nama dan peristiwa yg gue sengaja. Terinspirasi dari kehidupan gue. Indah Pada Waktunya Minggu, 23 Desember 2012 Hari ini 23 Desember 2012. Seperti biasa, aku pergi ke Gereja untuk mengikuti Misa, kata yang layak digunakan umat Katolik menyebut “ibadah”. Tepat di deretan bangku ketiga dari belakang, ia duduk. Ya, yang ku maksud adalah seorang wanita yang aku kagumi. Dialah alasan mengapa aku lebih dan selalu memilih pergi pada jam sembilan pagi. Cantik dengan senyum yang indah dan selalu datang sendiri. Itulah yang menjadi “misteri” bagiku. Entahlah. Toh , aku ikut Misa karena Tuhan dan bukan dia. Deretan depan sampai tengah sudah terisi penuh. Maklum, itu adalah dua hari menjelang Natal. Jadi, orang lebih antusias datang. Ya sudah. Aku lalu duduk di deretan ketiga dari belakang dan kebetulan, duduk di samping kirinya. “Permisi,” kataku pelan. Ia hanya tersenyum padaku. Seketika, jadi salah tingkah karenanya. Kulanjutkan berdoa sebenta...

MAKANSEMAUNYA REWIND 2020! THANK YOU 140++ FOLLOWERS!

Tanggal 31 Desember 2020 kali ini tidak lengkap rasanya kalau gue ga coba bahas timeline gue tahun ini. Khususnya timeline IG kuliner gue yaitu @makansemaunya . Akun yang gue rintis dari November 2018 hingga sekarang ini udah memiliki 140++ pengikut, baik yang kenal ataupun ngga sama gue di real life. Dengan jumlah postingan lebih dari 60 di tahun 2020, akun kuliner ini sudah memberikan setidaknya perasaan lapar pada pengikutnya di tengah malam. Juga, sudah memberikan info tempat makan yang tentunya dijamin enak. Berikut akan gue kasih beberapa kuliner yang memorable untuk gue selama satu tahun ini. Enjoy! 1. Makanan awal tahun Salah satu kuliner di event @indonesiacareer pada bulan Januari 2020. Waktu itu memang gue sengaja datang ke Gedung Smesco Jakarta untuk ikut event jobfair gitu. Sayang banget dong kalo di sana cuma naroh "amplop coklat"? Nah, makanan ini adalah salah satu comfort food di sana. Nasi dengan beragam lauk ala warteg gitu. Selain yang gue makan ini, masih...