Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label puisi

-PUISI 2-

BERLOMBA DENGAN SIANG Karya: Aloysius Arief Suhartono Keringatku mengucur terlalu deras Basahi kening, menyelimuti sudut kacamataku Panas sangat terik Sampai-sampai aku sudah tahu ini jam berapa Tidak biasanya, aku sepositif ini. Tiada pikiran negatif dan beban yang terlalu masif. Seolah ingin menantang hari lalu hempaskannya ke langit sambil berkata kalau aku sudah pantas ada di sini. Badanku tidak terisi makanan yang enak, sehat, ataupun mengenyangkan. Jiwaku hanya terisi semangat baru di setiap harinya. Tatkala rindu ingin bertemu engkau, itulah motivasi tertinggiku. Bukankah kamu sendiri yang berucap kalau aku tidak pantas di matamu? Bukankah kamu sendiri yang berujar kalau aku terlalu baik di hadapanmu? Bukankah kamu sendiri yang berkata kalau aku tidak mapan di depan wajahmu? Ketahuilah, hai kamu yang pernah usik hati ini, bahwa aku sedang berusaha. Berlomba dengan waktu untuk mengejar garis akhir yang indah. Syukur jika aku tidak denganmu. Tambah bersyukur aku jika aku denganmu....

-PUISI 1-

suka hujan karya: aloysius arief suhartono aku suka hujan. awan jadi hitam angin semilir buat daun jatuh. bisa-bisanya ada orang yang tidak suka hujan. biasanya mereka berkata begini "ah, hujan menyebalkan! mana bisa aku sampai dengan rapi kalau basah begini?" atau "masa sepatuku kena becek sih? sialan emang si hujan!" dan masih banyak umpatan lain. wajar kalau ada yang beda opini. kalau dibatasi, manalah mungkin aku dan kausuka berdebat? aku hargai semua itu. tidak masalah. betul! tidak masalah. aku teringat salah satu dialog dari animasi negeri sebrang itu, hujan adalah rahmat. begitu katanya. tiap tetesan air yang jatuh bertanda ada jiwa yang gembira di belahan bumi ini bertanda ada jiwa yang senang di tempat lain bertanda ada sosok yang riang di kesendirian yang ramai itu. aku, dan mungkin kau, yang suka hujan pasti suka bukan karena airnya bukan pula karena anginnya dan juga bukan karena basahnya tapi karena kami suka dengan emosi yang tertumpah di sana. hitung...