Langsung ke konten utama

Postingan

IZIN PAMIT

Satu atau dua bulan ke belakang sejak tulisan ini ditulis, tren "pamit" di media sosial menjamur. Bentar-bentar bilang "pamit", bentar-bentar bilang "saya kembali". Well , ini bukan clickbait  atau semacamnya. Gue emang ingin "pamit" dari blog ini. Entah sementara, entah selamanya. Gue sangat berterima kasih kepada semua pihak yang membantu mendukung adanya blog ini. Sejak 29 Agustus 2012 hingga tulisan ini muncul, blog ini tumbuh dan berkembang seiring gue juga tumbuh dan berkembang. Terlihat dari beberapa kali ganti judul blog, berubahnya gaya bahasa, ragamnya tema tulisan, dan hal-hal lain yang berubah sesuai juga gue yang berubah. Sedikit cerita. Tulisan-tulisan yang masih membekas di hati gue adalah tulisan cerpen bersambung gue. Entah itu bisa dikatakan "cerpen" atau tidak, yang jelas, views nya cukup banyak untuk gue. Tema-tema yang bahasanya unik pun meraih views yang banyak. Terima kasih sekali lagi gue ucapin bu...

Berterima Kasih~

Menurut KBBI , "terima kasih" artinya rasa syukur dan merupakan sebuah kata benda ( noun ). Terima kasih, menurut tulisan Marhento Witolo , merupakan sebuah ucapan yang terdiri dari dua kata namun memiliki satu makna, yang kurang lebih artinya, "bersyukur atas apa yang sudah kita terima karena sesuatu hal yang baik." Berita Antaranews(dot)com juga menampilkan beberapa manfaat ucapan "terima kasih", salah satunya memperbaiki perilaku hubungan antarmanusia. ~ ~ ~ ~ ~ Serius amat yak? :v Anyway, studi gue udah kelewat batas dengan yang seharusnya. Iya -_- ga usah nyinyir, yah. Gue lagi jalanin semester 9 sekarang. Alasan kenapa sampai kelewat batasnya, ya ga usah dibahas di sini juga ya. Aib juga soalnya. Yang jelas, emang ini kesalahan gue sendiri sih. Yang gue yakini, ini bukan "kesalahan" sebenernya tapi ya karena waktu Tuhan yang bilang gue harus kayak gini. = = = = = Terima kasih menjadi sebuah ungkapan yang spesial dan harus diucap...

Hobaaah~~

Sejak gue punya ig, gue melihat banyak kesuksesan teman-teman gue. Mulai kerja, nyetir mobil sendiri, punya doi, dan yang paling sering gue liat sekarang adalah . . . SIDANG, WISUDA, LULUS *plak* *nepok jidat* Bagusnya adalah gue menyadari bahwa gue masih jauh dari kesuksesan. Jaaaauuuuuuuh bangeeeeet. Ibarat gedung Burj Khalifa di UEA sana, gue masih di lantai 1 sedangkan mereka udah ada yang di lantai 25, 70, bahkan udah di puncaknya. Ga ada yang terlambat. Mulai dari sekarang. Speed emang harus tinggi, diimbangi pikiran yang tenang. *i HAVE TO notice this* Semangat buat yang masih menempuh pendidikan sarjananya. Perlahan, nyantai, ataupun sambil berpeluh tiap hari, itu pilihan kalian. #PejuangTugasAkhir Layaknya irama dangdut koplo, menghentak dan penuh kejutan. Semoga kita dihentakkan untuk mengerjakan dan dipenuhi kejutan-kejutan baik dari Tuhan. AAMIIN. #Hobaaah #HoaHoe #OraNgapakOraKepenak