Langsung ke konten utama

Gak Jodoh Atau Gak Laku (?)

Hari ini gue pengen curhat dikit tentang apa yang gue alami seumur hidup gue. Mungkin ini "aib" buat gue. Tapi, ya gimana lagi. Terserah lo yang baca aja, mau comment gak jodoh atau gak laku.

Apa yang salah dari gue?! Pinter lumayan, setidaknya gue juga pernah (atau selalu) dapet rank 10 besar. Gue juga baik, selalu jadi tempat curhat yang aman buat yang pengen cerita. (tapi selalu kepo sama urusan orang -_-v) Tinggi badan oke, berat badan gendut.. =="
Mungkin ada beberapa alasan kenapa sampai sekarang gue belom punya pacar. Pertama, beda agama. Kebanyakan cewek yang gue taksir gak seiman sama gue. Emang susah dapet pacar seiman di sekolah. Apalagi, di sekolah gue jadi minoritas. "Maaf, Rif. Kita beda agama.." "Sebenernya, gue juga suka sama lo, tapi kita 'kan beda.." "Maaf, saldo anda tidak mencukupi.." *yang terakhir ngaco..

Kedua, sikap yang kurang bisa bergaul sama cewek. Gue itu sebenernya gampang nyari temen. Biasanya, temen yang bisa langsung klop sama gue kalo dia bisa ngelawak sama gue, trus diajak ngomong juga enak. Tapi, di luar itu agak susah. Palingan kemungkinan jadi temen gue adalah orang yang nanya PR sama gue, ketawa kalo gue ngelucu dan ketawa pas gue latah. (jarang-jarang ada cowok latah..)
Maka dari itu, susah banget bergaul sama cewek.

Ketiga, muka yang kurang mendukung. Banyak orang yang gampang nyebutin ini
==> "Don't judge a man by his face, but judge a man by his personality."
Hampir 80% cewek suka sama cowok ganteng. Jadi, cewek yang sering bilang istilah di atas, agak muna.. -_-v
Cowok yang pas-pasan dan dapet cewek cantik itu beruntung.

Jadi, sampe sekarang gue masih berdoa agar ada jodoh yang layak dan mau "ngelakuin" gue.. B)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jarkom-Jarkoman (bag. 1)

Pekerjaan paling ribet untuk gue saat ini adalah ketika gue harus kasih kabar ke temen-temen sekelas kalo ada info penting, yang terkadang mendadak juga. Let’s say it with “JARKOM”. Awal-awal jadi ketua kelas, gue bingung istilah untuk frase “kasih tau yang lain yaa ;)” itu apa. Dan ketemulah gue dengan kata ini ==> JARKOM. JARKOM alias JARingan KOMunikasi(?) inilah awal hidup gue yang baru. *lho koq baru geh?* (geh=aksen orang Serang, artinya kayak sih atau masa , tergantung konteks). Kenapa jadi bahas geh-geh’an geh(?) Dari jarkom-jarkoman ini, gue ngerti bahwa manusia di dunia ini berbeda-beda dan unik. Gak usah dunia deh, sepropinsi aja udah beda-beda. Gue lahir dan tinggal di Kota Tangerang. Walau nih kota masuk propinsi Banten, tapi masalah budaya cenderung mirip Betawi. Gue gak bilang kalo Tangerang itu bagian suku Betawi atau Sunda atau Banten atau Amerika *plaak* tapi kalo diliat-liat ya emang beda sama kota/kabupaten lain di Banten. Itulah sebabnya, gue ...

Indah Pada Waktunya (bag.1)

*Cerita fiksi, tapi ada kesamaan nama dan peristiwa yg gue sengaja. Terinspirasi dari kehidupan gue. Indah Pada Waktunya Minggu, 23 Desember 2012 Hari ini 23 Desember 2012. Seperti biasa, aku pergi ke Gereja untuk mengikuti Misa, kata yang layak digunakan umat Katolik menyebut “ibadah”. Tepat di deretan bangku ketiga dari belakang, ia duduk. Ya, yang ku maksud adalah seorang wanita yang aku kagumi. Dialah alasan mengapa aku lebih dan selalu memilih pergi pada jam sembilan pagi. Cantik dengan senyum yang indah dan selalu datang sendiri. Itulah yang menjadi “misteri” bagiku. Entahlah. Toh , aku ikut Misa karena Tuhan dan bukan dia. Deretan depan sampai tengah sudah terisi penuh. Maklum, itu adalah dua hari menjelang Natal. Jadi, orang lebih antusias datang. Ya sudah. Aku lalu duduk di deretan ketiga dari belakang dan kebetulan, duduk di samping kirinya. “Permisi,” kataku pelan. Ia hanya tersenyum padaku. Seketika, jadi salah tingkah karenanya. Kulanjutkan berdoa sebenta...

Another Stories (1)

Aduh Aing   *this text is inspired by one of my friend* Pernah suatu kali, dosen gue bilang kalo kita pusing gegara cuma mikirin tugas dan gak sesegera mungkin ngerjain itu. Ya. Gue ulang ya. CUMA DIPIKIR DOANG. Serajin-rajinnya seorang mahasiswa, gue rasa tugas gak akan berhenti mengalir deh. Terus ngalir kayak air kali bebas hambatan gitu(?) Entah ini terjadi di mahasiswa jurusan lain atau tidak ya, yang jelas, signature dari anak biologi di kampus gue tuh adalah ngerjain tugas dimanapun dan kapanpun. Seriously . Deket rektorat, di kosan temen, di rumah, sampai di kelas. Pagi, siang, sore, malem, dinihari, subuh, dan seterusnya. Kayak bagan alir rutinitas yang kayaknya begitu-begitu aja. Ini gak akan kami lakukan ketika UAS dan liburan UAS-nya ya. Ah, gak juga sih. Rerata, menjelang sampai setelah UAS masih ada tugas koq. -__- Seperti yang gue tulis setelah judul, postingan ini terinspirasi dari salah satu temen gue yang...nggg.... Apa ya gue bilangnya tuh?...