Langsung ke konten utama

BINGUNG -___-

Tepat beberapa jam sebelum gue nulis postingan ini, hujan sesaat sudah mengguyur kota gue, Tangerang. Akhirnya, setelah berbulan-bulan kemarau dan panas, tadi bisa sedikit adem dan sejuk..

Ngomongin soal judul yang gue tulis di atas, gue jadi inget gimana nasib tugas-tugas dan PR-PR yang sangat banyak. Itulah sebabnya, dua hari ini, gue gak nge-post. Menurut lo, siapa yang harus disalahkan dengan adanya tugas-tugas ini? Gue, guru, atau siapa?!

Dari sudut pandang orang tua, bisa jadi karena diri gue sendiri. Kalo gue inget-inget lagi, dua hari ini gue mulai lagi dengan kebiasaan lama gue, tidur siang. (gak nge-post, karena tidur gue -_-v) Trus lagi, beberapa hari ini juga, gue sering banget kerja kelompok. Alih-alih kerja kelompok, eh, malah curhat-curhat gak jelas. Ditambah dengan hasil kerja yang kurang memuaskan. Gue juga susah ilangin kebiasaan lama gue yaitu nunda-nunda kerjaan. Kayak pelajaran seni budaya yang lagi ada tugas ngebuat iklan masyarakat. Sebagian temen dan juga kebanyakan kelas yang diajar sama guru senbud gue, udah pada selesai semua. Sedangkan gue? Gue baru 30% yang jadi. Dan lagi, alasan gue punya banyak tugas adalah gak ngerti akhirnya gak nyatet. Kayak PR kimia gue besok ini. Gue sampai detik ini, masih galau akan nasib PR gue.

Guru kimia gue ini sedikit (banyak) nyebelin. Dateng gak pernah on time, dan kami sebagai murid-muridnya sudah datang tepat waktu (sekolah gue moving class), juga harus 10-15 menitan.
Setelah dateng, dia langsung nyalain laptopnya yang udah disambungin ke proyektor. Ngomong sebentar dengan suara pelan.
Pas baru mau nyatet yang ditampilin di proyektor, dia udah mulai nulis catetan lainnya di papan tulis. Oke. Sampai sini masih bisa ditolerir.
Baru selesai nyatet yang di proyektor, dia nulis soal latihan. Cukup sudah batas kesabaran gue.
Baru setengah jalan nulis catetan, bel pulang udah bunyi! Dan here we are! Gue gak nyatet PR!
Gue mau minjem buku temen, dia juga belom selesai. Malah ada yang GAK nyatet! Setelah gue teliti, mereka gak nyatet karena gak ngerti sama kayak gue, plus karena tulisan pak guru yang tidak jelas.. =__=

Kalo misalnya nyalahin guru, itu juga bisa jadi. Apalagi buat guru yang itung-itungan, kayak matematika, kimia dan fisika. 3 pelajaran yang paling sering ngasih tugas, terkecuali matematika. Guru matematika gue ini emang sering ngasih pepatah atau nasihat buat kita-kita para muridnya. Tapi, giliran dikasih tugas, dia gak naggung-nanggung ngasihnya! Misalnya aja PR buat besok. PR-nya itu ada 10 soal, okelah cuma 10. Masalahnya, tadi di sekolah juga ada tugas 10 soal dan belom selesai! Ditambah lagi, gue masih bingung sama cara ngerjainnya.. -,-"

Dan inilah tugas, PR dan ulangan gue yang deadline:
  • Ulangan biologi dengan materi yang lumayan banyak.
  • PR matematika 20 soal.
  • PR kimia yang gue gak ngerti.
  • Laporan praktek biologi yang harus dikumpul sebelum UTS.
  • Karangan "Report" Bhs.Inggris yang ditulis tangan, dikumpul Jumat depan.
  • Laporan praktek fisika dalam bentuk MS.Power Point.
  • Tugas senbud yang iklan masyarakat.
Hanya pelajaran Ketrampilan, Penjaskes, English Conversation, Agama, dan Bahasa Indonesia yang gak ada tugas atau PR!
I CAN DO ALL THAT TASKS!! B-) *amin..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jarkom-Jarkoman (bag. 1)

Pekerjaan paling ribet untuk gue saat ini adalah ketika gue harus kasih kabar ke temen-temen sekelas kalo ada info penting, yang terkadang mendadak juga. Let’s say it with “JARKOM”. Awal-awal jadi ketua kelas, gue bingung istilah untuk frase “kasih tau yang lain yaa ;)” itu apa. Dan ketemulah gue dengan kata ini ==> JARKOM. JARKOM alias JARingan KOMunikasi(?) inilah awal hidup gue yang baru. *lho koq baru geh?* (geh=aksen orang Serang, artinya kayak sih atau masa , tergantung konteks). Kenapa jadi bahas geh-geh’an geh(?) Dari jarkom-jarkoman ini, gue ngerti bahwa manusia di dunia ini berbeda-beda dan unik. Gak usah dunia deh, sepropinsi aja udah beda-beda. Gue lahir dan tinggal di Kota Tangerang. Walau nih kota masuk propinsi Banten, tapi masalah budaya cenderung mirip Betawi. Gue gak bilang kalo Tangerang itu bagian suku Betawi atau Sunda atau Banten atau Amerika *plaak* tapi kalo diliat-liat ya emang beda sama kota/kabupaten lain di Banten. Itulah sebabnya, gue ...

Indah Pada Waktunya (bag.1)

*Cerita fiksi, tapi ada kesamaan nama dan peristiwa yg gue sengaja. Terinspirasi dari kehidupan gue. Indah Pada Waktunya Minggu, 23 Desember 2012 Hari ini 23 Desember 2012. Seperti biasa, aku pergi ke Gereja untuk mengikuti Misa, kata yang layak digunakan umat Katolik menyebut “ibadah”. Tepat di deretan bangku ketiga dari belakang, ia duduk. Ya, yang ku maksud adalah seorang wanita yang aku kagumi. Dialah alasan mengapa aku lebih dan selalu memilih pergi pada jam sembilan pagi. Cantik dengan senyum yang indah dan selalu datang sendiri. Itulah yang menjadi “misteri” bagiku. Entahlah. Toh , aku ikut Misa karena Tuhan dan bukan dia. Deretan depan sampai tengah sudah terisi penuh. Maklum, itu adalah dua hari menjelang Natal. Jadi, orang lebih antusias datang. Ya sudah. Aku lalu duduk di deretan ketiga dari belakang dan kebetulan, duduk di samping kirinya. “Permisi,” kataku pelan. Ia hanya tersenyum padaku. Seketika, jadi salah tingkah karenanya. Kulanjutkan berdoa sebenta...

MAKANSEMAUNYA REWIND 2020! THANK YOU 140++ FOLLOWERS!

Tanggal 31 Desember 2020 kali ini tidak lengkap rasanya kalau gue ga coba bahas timeline gue tahun ini. Khususnya timeline IG kuliner gue yaitu @makansemaunya . Akun yang gue rintis dari November 2018 hingga sekarang ini udah memiliki 140++ pengikut, baik yang kenal ataupun ngga sama gue di real life. Dengan jumlah postingan lebih dari 60 di tahun 2020, akun kuliner ini sudah memberikan setidaknya perasaan lapar pada pengikutnya di tengah malam. Juga, sudah memberikan info tempat makan yang tentunya dijamin enak. Berikut akan gue kasih beberapa kuliner yang memorable untuk gue selama satu tahun ini. Enjoy! 1. Makanan awal tahun Salah satu kuliner di event @indonesiacareer pada bulan Januari 2020. Waktu itu memang gue sengaja datang ke Gedung Smesco Jakarta untuk ikut event jobfair gitu. Sayang banget dong kalo di sana cuma naroh "amplop coklat"? Nah, makanan ini adalah salah satu comfort food di sana. Nasi dengan beragam lauk ala warteg gitu. Selain yang gue makan ini, masih...