Langsung ke konten utama

Masih Dianggap Serius(?!)



Tau Denny Cagur atau Jessica Iskandar? Ya, mereka berdua dikenal sebagai dua orang yang paling jago ngegombal. Dua orang ini kreatif banget merangkai kata-kata buat ngerayu orang lain. Mereka juga gak terpaku sama gombalan “bapak kamu”. Tau kan? Yang kayak, “Bapak kamu tukang gali kuburan ya?” Trus si cewe bales, “Hah?! Kampret lu! *plaaak!*” :)
 
Mereka berdua juga jadi pelopor rayuan dengan tujuan berbeda, bukan karena serius merayu tapi cuma sekedar bercanda biar orang yang nonton ketawa.
Hal itulah yang jadi ngetrend sekarang. Ngerayu, ngegombal atau apapun istilah lu nyebutin yang sejenis itu, udah jadi hal biasa. Gak melulu ke pacar, tapi ke temen biasa juga gak apa-apa. Mereka yang digombalin gak nganggep itu serius~~

Virus gombal-menggombali ini juga merasuk ke dalam tiap keping darah di tubuh gue. Gue, yang dulu kalo berhadapan dengan cewe grogi dan gak bisa ngomong sepatah kata pun, sekarang udah mulai berani. Mungkin ini salah satu akibat terjadinya peristiwa yang..... zzz-_-

Selain karena peristiwa yang tadi gak gue sebutin itu, gue jadi bisa ngegombal karena duduk sama cewe. Awalnya grogi emang, cuma makin lama malah makin enak diajak ngobrol, cerita, plus gombal. Even, she has a boyfriend. *peace :v

Emang dasarnya gue adalah banyolis (kalo kata Sule), jadi tiap yang gue lihat dan gue denger langsung gue jadi’in lucu. Salah satu aplikasinya ya yang kayak gitu, mengasah kreativitas plus kemampuan otak dalam berpikir cepat lewat gombal-gembel itu. Lagian, gembel-ator dan gembel-ekan juga sudah saling mengetahui ini cuma bercandaan. Gue tegasin, cuma BERCANDA. B)

Tapi, ada sebagian kecil orang (baca:cewe) menganggap itu SERIUS. Mereka gampang seneng dan luluh karena sang perayu.

Sebagai peneliti (yang gak teliti), gue pengen kasih tips buat para sista nanggepin gombalan para cowo:
1. Liat kelakuannya. Kalo dia ngelakuin hal yang dia lakukan ke elu sama seperti ke yang lain, hati-hati! Who knows kalo dia cuma bercanda(?)
2. Liat sisi seriusnya. Kalo pas lagi berdua dan dia nunjukin kalo emang suka sama lu, berarti gombalan plus bercandaannya buat lu tuh serius.
3. Terakhir, jangan salahkan para pria sebagai PHP! Banyak cewe yang bilang kami PHP, cuma mainin perasaan, dan sebagainya. Tapi INGAT! Gak semuanya itu salah kami. Liat dan renungkan gimana perasaan nyaman itu muncul, karena kami atau karena kalian (cewe) terlalu serius nanggepinnya.

TERJEBAK DALAM AMBANG BERCANDA DENGAN SERIUS ITU BAHAYA. HATI-HATI NGELIAT “KODE-KODE” ITU.... @CleverArief

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jarkom-Jarkoman (bag. 1)

Pekerjaan paling ribet untuk gue saat ini adalah ketika gue harus kasih kabar ke temen-temen sekelas kalo ada info penting, yang terkadang mendadak juga. Let’s say it with “JARKOM”. Awal-awal jadi ketua kelas, gue bingung istilah untuk frase “kasih tau yang lain yaa ;)” itu apa. Dan ketemulah gue dengan kata ini ==> JARKOM. JARKOM alias JARingan KOMunikasi(?) inilah awal hidup gue yang baru. *lho koq baru geh?* (geh=aksen orang Serang, artinya kayak sih atau masa , tergantung konteks). Kenapa jadi bahas geh-geh’an geh(?) Dari jarkom-jarkoman ini, gue ngerti bahwa manusia di dunia ini berbeda-beda dan unik. Gak usah dunia deh, sepropinsi aja udah beda-beda. Gue lahir dan tinggal di Kota Tangerang. Walau nih kota masuk propinsi Banten, tapi masalah budaya cenderung mirip Betawi. Gue gak bilang kalo Tangerang itu bagian suku Betawi atau Sunda atau Banten atau Amerika *plaak* tapi kalo diliat-liat ya emang beda sama kota/kabupaten lain di Banten. Itulah sebabnya, gue ...

Indah Pada Waktunya (bag.1)

*Cerita fiksi, tapi ada kesamaan nama dan peristiwa yg gue sengaja. Terinspirasi dari kehidupan gue. Indah Pada Waktunya Minggu, 23 Desember 2012 Hari ini 23 Desember 2012. Seperti biasa, aku pergi ke Gereja untuk mengikuti Misa, kata yang layak digunakan umat Katolik menyebut “ibadah”. Tepat di deretan bangku ketiga dari belakang, ia duduk. Ya, yang ku maksud adalah seorang wanita yang aku kagumi. Dialah alasan mengapa aku lebih dan selalu memilih pergi pada jam sembilan pagi. Cantik dengan senyum yang indah dan selalu datang sendiri. Itulah yang menjadi “misteri” bagiku. Entahlah. Toh , aku ikut Misa karena Tuhan dan bukan dia. Deretan depan sampai tengah sudah terisi penuh. Maklum, itu adalah dua hari menjelang Natal. Jadi, orang lebih antusias datang. Ya sudah. Aku lalu duduk di deretan ketiga dari belakang dan kebetulan, duduk di samping kirinya. “Permisi,” kataku pelan. Ia hanya tersenyum padaku. Seketika, jadi salah tingkah karenanya. Kulanjutkan berdoa sebenta...

MAKANSEMAUNYA REWIND 2020! THANK YOU 140++ FOLLOWERS!

Tanggal 31 Desember 2020 kali ini tidak lengkap rasanya kalau gue ga coba bahas timeline gue tahun ini. Khususnya timeline IG kuliner gue yaitu @makansemaunya . Akun yang gue rintis dari November 2018 hingga sekarang ini udah memiliki 140++ pengikut, baik yang kenal ataupun ngga sama gue di real life. Dengan jumlah postingan lebih dari 60 di tahun 2020, akun kuliner ini sudah memberikan setidaknya perasaan lapar pada pengikutnya di tengah malam. Juga, sudah memberikan info tempat makan yang tentunya dijamin enak. Berikut akan gue kasih beberapa kuliner yang memorable untuk gue selama satu tahun ini. Enjoy! 1. Makanan awal tahun Salah satu kuliner di event @indonesiacareer pada bulan Januari 2020. Waktu itu memang gue sengaja datang ke Gedung Smesco Jakarta untuk ikut event jobfair gitu. Sayang banget dong kalo di sana cuma naroh "amplop coklat"? Nah, makanan ini adalah salah satu comfort food di sana. Nasi dengan beragam lauk ala warteg gitu. Selain yang gue makan ini, masih...