Langsung ke konten utama

~SELINGAN~


Pertama-tama kita panjatkan puji dan syukur, maafin gue yang gak bisa lanjutin postingan sebelumnya yang “Jarkom-Jarkoman” itu ya. I’m sorry my fans~~ :p
Kali ini gue pengen sedikit melow. Kata lainnya sih, curhat. Buat lu yang pada mikir kalo cowo gak ada hak untuk curhat, HEEEYY, tunggu dulu. Kalo lu yang cewek, nuntut emansisapi(?), emansipasi maksud gue, kita para gentlemen juga punya hak untuk itu! Wanita boleh nangis, kita juga! Wanita boleh curhat, kita juga! Wanita boleh pake bikini, kita yang....liaat~ :p

Setahun belakangan ini, gue sering keinget sama satu cewek yang udah laamaaa banget gak tau kabar dia. Yang gue tahu, dia masih muncul di twitter. Untungnya sih gue follow akun dia. Entah dia follow akun gue apa kagak. Yang jelas, gue sering nge-retweet tweetnya dia. Entah dia tahu “keberadaan” gue atau nggak.

Kehadiran pikiran gue tentang cewek ini timbul ketika gue lagi sibuk atau lagi gak ada kerjaan. Lewat gitu aja. Kayak bau kentut.

Puncaknya adalah tadi malem. Gue mimpiin dia. Indah banget. Pendapat paling absurd dari gue tuh gini: ketika ada cewek yang gue mimpiin dan mimpi itu indah banget, gue yakin kalo di situ ada jalan Tuhan buat, minimal, mempertemukan gue lagi dengan dia.

Dulu, cewek ini gak gue lirik sama sekali. Sumpah. Kembarannya justru yang gue taksir.

Well, ibarat pepatah tuh “sambil menyelam, air pipis dikeluarin”. Jadi sambil gue off bentaran alias liburan dari perkuliahan, ya gue coba usaha mencari jejak-jejak keberadaan dari dia.

Seandainya kamu liat dan baca postingan ini, ijinkan aku mengenalmu lebih jauh, girl. :D

*by the way, postingan selanjutnya bakal gue bahas tentang metamorfosis nama blog gue yaa.. Hehehe*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jarkom-Jarkoman (bag. 1)

Pekerjaan paling ribet untuk gue saat ini adalah ketika gue harus kasih kabar ke temen-temen sekelas kalo ada info penting, yang terkadang mendadak juga. Let’s say it with “JARKOM”. Awal-awal jadi ketua kelas, gue bingung istilah untuk frase “kasih tau yang lain yaa ;)” itu apa. Dan ketemulah gue dengan kata ini ==> JARKOM. JARKOM alias JARingan KOMunikasi(?) inilah awal hidup gue yang baru. *lho koq baru geh?* (geh=aksen orang Serang, artinya kayak sih atau masa , tergantung konteks). Kenapa jadi bahas geh-geh’an geh(?) Dari jarkom-jarkoman ini, gue ngerti bahwa manusia di dunia ini berbeda-beda dan unik. Gak usah dunia deh, sepropinsi aja udah beda-beda. Gue lahir dan tinggal di Kota Tangerang. Walau nih kota masuk propinsi Banten, tapi masalah budaya cenderung mirip Betawi. Gue gak bilang kalo Tangerang itu bagian suku Betawi atau Sunda atau Banten atau Amerika *plaak* tapi kalo diliat-liat ya emang beda sama kota/kabupaten lain di Banten. Itulah sebabnya, gue ...

Indah Pada Waktunya (bag.1)

*Cerita fiksi, tapi ada kesamaan nama dan peristiwa yg gue sengaja. Terinspirasi dari kehidupan gue. Indah Pada Waktunya Minggu, 23 Desember 2012 Hari ini 23 Desember 2012. Seperti biasa, aku pergi ke Gereja untuk mengikuti Misa, kata yang layak digunakan umat Katolik menyebut “ibadah”. Tepat di deretan bangku ketiga dari belakang, ia duduk. Ya, yang ku maksud adalah seorang wanita yang aku kagumi. Dialah alasan mengapa aku lebih dan selalu memilih pergi pada jam sembilan pagi. Cantik dengan senyum yang indah dan selalu datang sendiri. Itulah yang menjadi “misteri” bagiku. Entahlah. Toh , aku ikut Misa karena Tuhan dan bukan dia. Deretan depan sampai tengah sudah terisi penuh. Maklum, itu adalah dua hari menjelang Natal. Jadi, orang lebih antusias datang. Ya sudah. Aku lalu duduk di deretan ketiga dari belakang dan kebetulan, duduk di samping kirinya. “Permisi,” kataku pelan. Ia hanya tersenyum padaku. Seketika, jadi salah tingkah karenanya. Kulanjutkan berdoa sebenta...

Another Stories (1)

Aduh Aing   *this text is inspired by one of my friend* Pernah suatu kali, dosen gue bilang kalo kita pusing gegara cuma mikirin tugas dan gak sesegera mungkin ngerjain itu. Ya. Gue ulang ya. CUMA DIPIKIR DOANG. Serajin-rajinnya seorang mahasiswa, gue rasa tugas gak akan berhenti mengalir deh. Terus ngalir kayak air kali bebas hambatan gitu(?) Entah ini terjadi di mahasiswa jurusan lain atau tidak ya, yang jelas, signature dari anak biologi di kampus gue tuh adalah ngerjain tugas dimanapun dan kapanpun. Seriously . Deket rektorat, di kosan temen, di rumah, sampai di kelas. Pagi, siang, sore, malem, dinihari, subuh, dan seterusnya. Kayak bagan alir rutinitas yang kayaknya begitu-begitu aja. Ini gak akan kami lakukan ketika UAS dan liburan UAS-nya ya. Ah, gak juga sih. Rerata, menjelang sampai setelah UAS masih ada tugas koq. -__- Seperti yang gue tulis setelah judul, postingan ini terinspirasi dari salah satu temen gue yang...nggg.... Apa ya gue bilangnya tuh?...